Friday, July 15

Dari kemarin bawaannya marah mulu. Ga tau kenapa, tapi curiga ku sih karena aku kesepian...hahaha....
***

Berawal dari keberangkatan ku ke Jakarta karena dia memintaku segera ke Jakarta, alasannya KANGEN. Ya, aku juga rindu dia, tapi aku juga masih rindu dengan ibu ku yang sudah 6 bulan yang lalu aku menemuinya. Baru juga dua minggu aku bertemu dengan beliau. Aku rindu dengan marahan beliau, curhatan beliau, dan lain-lain. Apalagi dengan bapak, aku juga sangat rindu dengan beliau. Aku sangat rindu dan takut kalau saja aku kehilangan mereka. Apalagi aku belum sempat membuat mereka bahagia (secara materi).
Semalam aku sudah mengusir sepi ku di kosan zakky dan kawan-kawan. Di sana banyak sekali obrolan lucu dan serius. Seolah aku lupa dengan rasa sepi bahkan rasa penat yang lalu. Something like new spirit for life. Hagian dengan pandangan optimis tentang warungnya. Yogi yang frustasi karena di explorasi sebagai anak tenda yang lucu, tapi aku tahu orang tuanya sayang sama dia. Ikhwan yang ceria menghadapi kenyataan hidup kalau harus bekerja tengah malam dengan gaji yang tidak seberapa tapi cukup untuk makan. Dan Zakky sendiri yang seperti burung indah dengan suara nyanyian ceritanya, seperti Rasul penyampai pesan Tuhan yang sangat damai. Alamak, aku lebai kali ini, tapi memang aku menemukan gambaran hidup yang renyah sekali kali ini.
Tengah malam itu rasanya sangat damai di hatiku. Obrolan yang ngalor-ngidul dan aku hanya menganggukkan sembari menyimpan rasa dungun di hati. 
Pagi nanti zakky dan kawan-kawan akan berangkat KKS (Kuliah Kerja Sosial) kecuali ikhwan. Zakky dan Yogi ke Bandung, yang mana di desa tempat mereka KKS tersebut di tempati oleh tiga kelompok KKS yang sama-sama dari satu kampus, dan lebih lucunya lagi adalah anggota kelompok KKS tersebut yang berlainan juga saling kenal tapi tidak mau saling mengalah. Kata zakky, ini adalah salah kampus (LPM) yang gampangan alias tidak teliti terhadap kerjaannya sendiri, padahal mahasiswa dipaksa untuk teliti. Haduh, aku nggak mau ngomong masalah kampus, itu akan lebih membosankan lagi. ZZZzzzz..... balik ke zakky, ya karena LPM mengumpulkan data tempat KKS dengan sistem manual.
Sebelumnya zakky cerita kalau di awal sudah ada perebutan dua kelompok KKS di tempat tersebut. Tapi sebulan lalu diketahui bahwa desa tersebut ada tiga kelompok KKS. Hahaha, aku cuma ingin tersenyum manis dan tertawa dalam hati,,
Persiapan KKS malam itu tinggal memindahkan barang ketempat yang lebih dekat dengan kampus, pilihannya adalah kosan al-Barkah, tempat kosan kami yang dulu, sekarang tinggal imam dan kawan-kawan disana. Di al-Barkah memang menarik dan orang-orangnya pun jenius, dari jenius otak sampai jenius kinestetik (kakean polah). Hems. Dulu kami anak-anak mapk solo angkatanku semua transit di al-Barkah selama satu tahun, dan pada akhirnya kami berpencar untuk dapat bercerita. Malam itu di al-Barkah pun kami sempatkan ngobrol dengan para danyang (sesepuh). Tanpa terasa 3 jam sudah kami disana.
Aku mulai merasa sepi lagi, setelah ini kalau aku tidak balik ke kosan bisa-bisa besok pagi aku mati kesepian. Hahaha,,, Karena pagi nanti jam 6'an zaky-hagi-yogi dan lain-lain akan berangkat. Tentu saja jam segitu aku belum tentu bangun atau malah cuma melihat mereka dengan dungu.
Aku pulang malam itu juga kekosan. Jam di hape ku menunjukkan jam 4 saat aku sampai di kosan. Kini aku menulis ini sesaat setelah aku bangun pagi.

0 comments:

Post a Comment